Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Warga Panyampa Rayakan Isra Mi’raj Nabi Muhamad Saw. 1447 Hijriah di Masjid Nurul Taqwa, Bawa Makanan dari Rumah untuk Dinikmati Bersama

oplus_34

 

POLEWALI MANDAR – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Nurul Taqwa, Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Ratusan warga tumpah ruah merayakan momen agung ini dengan cara yang unik, yakni membawa berbagai jenis makanan kue dari rumah masing-masing untuk disantap bersama.

Peringatan yang digelar pada Sabtu (17/01/2026) ini bukan sekadar rutinitas keagamaan tahunan, melainkan menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi antarwarga di tengah kesibukan sehari-hari.

“Tradisi Berbagi yang Tak Lekang oleh Waktu”

Pemandangan di pelataran dan dalam Masjid Nurul Taqwa tampak meriah. Para ibu rumah tangga tampak menjinjing bakul dan talam berisi aneka hidangan. Kebiasaan membawa makanan dari rumah ini telah menjadi tradisi turun-temurun di Desa Panyampa sebagai bentuk rasa syukur dan sedekah.

Berbagai jenis kue tradisional. Setelah rangkaian zikir, selawat, dan ceramah agama selesai, makanan tersebut dimakan bersama kepada seluruh jemaah yang hadir.

“Tradisi ini adalah warisan orang tua kita terdahulu. Meskipun sederhana, membawa makanan dari rumah untuk dimakan bersama di masjid membuat kami merasa lebih dekat satu sama lain.” ujar salah seorang warga setempat.

“Meneladani Perjalanan Nabi”

Dalam inti acara, penceramah menyampaikan pesan-pesan moral mengenai perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha. Pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai tiang agama dan sarana komunikasi batin antara hamba dengan Sang Pencipta.

oplus_34
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *